Satgas Keamanan Desa Sidorejo, Dari Jaga Keamanan ke Meriahkan Lomba
- Aug 18, 2024
- Lister Anggun Cahyanto
KIM SiBejo - Suasana Desa Sidorejo mendadak riuh dengan gemuruh tawa dan sorak sorai warga. Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup yang digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 ini, sukses menjadi pusat perhatian masyarakat. Tidak hanya diikuti oleh warga umum, Satgas Keamanan Desa (SKD) juga turut serta memeriahkan acara ini, menambah keseruan lomba yang penuh tantangan tersebut. Minggu,(18/08/24).
Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup ini merupakan salah satu kegiatan yang paling dinanti dalam rangkaian acara perayaan kemerdekaan di Sidorejo. Peserta yang berkelompok, dengan mata tertutup kain, harus berjalan bersama menuju garis finis dengan hanya mengandalkan arahan dari anggota tim lainnya yang tidak ditutup matanya. Tidak jarang, peserta terlihat berjalan melenceng atau bahkan tersandung, yang tentunya mengundang gelak tawa dari para penonton.
Partisipasi SKD dalam lomba ini mendapatkan sambutan hangat dari warga. Dalam formasi yang rapi, anggota SKD yang biasanya bertugas menjaga keamanan desa, kali ini menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas. Mereka, yang dikenal tegas dalam menjalankan tugasnya, tampil santai namun tetap penuh semangat dalam lomba ini.
Kepala Desa Sidorejo, Drs.Heru Subiantoro dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah ikut serta memeriahkan lomba ini, termasuk SKD. "Partisipasi Satgas Keamanan Desa dalam lomba ini membuktikan bahwa mereka tidak hanya siap menjaga keamanan, tetapi juga turut serta dalam setiap kegiatan yang membangun kebersamaan dan kegembiraan di desa kita," ujar Bapak Heru..
Gemuruh tawa dan tepuk tangan penonton menjadi saksi betapa meriahnya acara ini. Terlihat bagaimana seluruh warga Sidorejo, tanpa memandang usia, bahu-membahu memeriahkan perayaan kemerdekaan kali ini. Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan persatuan masih hidup dan kuat di tengah-tengah masyarakat Sidorejo.
Pada akhir acara, tim SKD tidak hanya berhasil menyelesaikan lomba dengan baik, tetapi juga berhasil menghibur warga dengan aksi-aksi mereka yang mengundang tawa. Momen ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas mereka yang berat, para anggota SKD tetaplah bagian dari masyarakat yang selalu siap untuk turut serta dalam setiap kebahagiaan bersama.
Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup di Sidorejo kali ini benar-benar menciptakan suasana yang penuh keceriaan, menunjukkan betapa pentingnya kebersamaan dalam membangun desa dan merayakan kemerdekaan dengan penuh suka cita. (KIM SiBejo/Lyster).