Aksi Nekad Warga Saat Melakukan Pembersihan Sungai Demi Antisipasi Debit Air Tinggi

  • Nov 21, 2025
  • Dwi Bagus Sulistiono
  • Kebencanaan

KIM SIBEJO - Sidorejo, Sidorejo — 21 November 2025 Seringnya hujan turun dalam beberapa pekan terakhir membuat masyarakat Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi meningkatnya debit air Sungai Banter. Dalam kegiatan kerja bakti yang melibatkan warga sekitar, kelompok petani, HIPPA, Koramil, dan linmas, sejumlah warga bahkan melakukan aksi nekad dengan turun langsung ke aliran sungai untuk membersihkan rumpun bambu dan tumpukan eceng gondok yang menyumbat arus.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya darurat karena dikhawatirkan hujan berikutnya dapat memicu luapan air jika sungai tidak segera dinormalisasi. Beberapa warga terlihat menyeberangi sungai dengan arus yang cukup deras sambil membawa parang dan alat potong, demi menjangkau rumpun bambu yang tumbuh di tengah aliran sungai.

Salah satu warga menyampaikan bahwa tindakan tersebut terpaksa dilakukan karena kondisi sungai sudah terlalu penuh dengan eceng gondok dan sampah alami lainnya.
“Kalau tidak dibersihkan sekarang, kami takut nanti air meluap ke rumah dan sawah. Meski arusnya kencang, kami berusaha hati-hati,” ungkapnya.

Petani dan anggota HIPPA juga turut membantu dengan menarik eceng gondok ke pinggir sungai menggunakan tali, sementara beberapa anggota linmas mengawasi agar warga tetap berada di area yang aman. Aparat Koramil hadir membantu memberikan arahan dan memastikan kegiatan berjalan tertib.

Normalisasi sungai ini dianggap penting karena Sungai Banter merupakan jalur utama pengairan bagi lahan pertanian di Sidorejo. Jika aliran tersumbat, sawah dapat tergenang dan mengancam hasil panen.

Meski aksi nekad warga menuai kekhawatiran, semangat gotong royong mereka justru mendapat apresiasi dari aparat desa. Warga berharap pembersihan ini dapat mengurangi risiko banjir dan menjaga fungsi sungai tetap optimal selama musim hujan berlangsung.

kimsibejo-bagus