Sosialisasi Pencegahan Kanker Rahim di Pendopo Balai Desa Sidorejo
- May 29, 2024
- Lister Anggun Cahyanto
SiBejo - Salah satu penyebab kematian tertinggi bagi perempuan di Indonesia adalah kanker serviks, atau sering disebut juga kanker rahim. Kanker serviks merupakan kanker kedua yang paling umum terjadi pada perempuan di Indonesia. Namun, 70% perempuan terdiagnosis kanker serviks sudah memasuki stadium lanjut. Padahal, pengobatan pada stadium ini menjadi kurang efektif. Akibatnya, 50% perempuan yang terdiagnosis kanker serviks meninggal dunia karena penyakit tersebut.
Hari ini, Rabu, (29/05/2024) di Balai Desa Sidorejo diadakan Sosialisasi oleh Puskesmas Sumbersari tentang "Bahaya kanker serviks", gejala dini, dan bagaimana pencegahannya. Acara ini dihadiri oleh Perangkat Desa dan segenap Kader Posyandu. Adapun salah satu cara untuk mencegah Kanker Serviks sedini mungkin yaitu dengan melakukan Vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks muncul sedini mungkin.
" Sejumlah faktor risiko terjadinya kanker serviks adalah melakukan aktivitas seksual di usia muda, dengan multipartner, partner berisiko tinggi, dan partner memiliki penyakit infeksi menular seksual.“ Kanker serviks terjadi 90% karena virus HPV melalui kontak kulit yang mengandung virus HPV,” tandas Gim Tatik Sugiarti.
"Vaksinasi HPV bisa mencegah kanker serviks dan dianjurkan sedini mungkin. Vaksin ini bisa diberikan mulai umur 9-49 tahun,”tambahnya.
Kepala Puskesmas Sumber Sari tersebut menyampaikan bahwa rutin melakukan deteksi dini juga harus dilakukan untuk bisa menilai apakah dia masih dalam status yang aman atau kalau sudah terjadi gangguan maka ditemukannya lebih dini sebelum menjadi kanker stadium lanjut.