Pemasangan 2 unit RUBUHA dari bantuan kios dari poktan Tani Mulyo dan Poktan Harapan makmur 1
- Nov 03, 2024
- Lister Anggun Cahyanto
KIM SiBejo - Sidorejo, 2 November 2024 – Pemasangan Rumah Burung Hantu (Rubuha) dari kios pupuk Poktan Harapan Makmur I, Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, menjadi langkah baru dalam mendukung pertanian ramah lingkungan di daerah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu petani mengendalikan hama tikus yang selama ini menjadi ancaman besar bagi hasil panen padi di wilayah tersebut. Acara ini dihadiri oleh, Ketua Poktan, Bendahara , Pengurus ,koordinasi PPL (Prasetyo Wibowo), PPL OPT(Duwita),PPL Sidorejo (Heru)
Rubuha yang dipasang berfungsi sebagai tempat tinggal bagi burung hantu Tyto alba, spesies predator alami yang efektif dalam mengendalikan populasi tikus di lahan pertanian. Inisiatif ini didorong oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan Dinas Pertanian, untuk mengurangi ketergantungan petani pada pestisida kimia yang dapat merusak ekosistem dan kesehatan manusia.
Ketua Poktan Harapan Makmur I, Bapak Ujang, menyatakan antusiasmenya terhadap pemasangan Rubuha ini. “Dengan adanya Rubuha, kami berharap dapat meminimalkan serangan tikus yang sering merusak hasil panen. Petani tidak perlu lagi terlalu bergantung pada racun tikus, yang selain mahal juga berisiko bagi lingkungan,” ungkapnya.
Pemasangan Rubuha diharapkan dapat memberi hasil yang signifikan dalam pengendalian hama tikus secara alami. Selain itu, inisiatif ini juga menjadi upaya edukasi bagi masyarakat petani tentang pentingnya keseimbangan ekosistem dalam menjaga ketahanan pangan. Pemerintah berharap program ini dapat menjadi contoh yang dapat ditiru oleh kelompok tani lain di wilayah tersebut.
Kehadiran burung hantu Tyto alba di sekitar lahan pertanian diharapkan dapat menurunkan kerugian yang disebabkan oleh serangan tikus hingga 70%. Program pemasangan Rubuha ini pun didukung oleh pemerintah kabupaten yang berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak sarana Rubuha di desa-desa yang memerlukan bantuan pengendalian hama alami.
Pemerintah Desa Sidorejo menyatakan akan terus mendukung program ini dan melakukan sosialisasi lebih lanjut kepada para petani di kecamatan lain yang tertarik untuk menerapkan metode serupa. Inisiatif ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pengendalian hama dapat dilakukan secara alami tanpa merusak ekosistem, menjadikan Rowokangkung sebagai daerah percontohan bagi pertanian berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.( KIM SiBejo/Lyster).