Menggali Makna Adat Petik Panen di Desa Sidorejo, Tradisi yang Tak Lekang oleh Waktu
- Aug 08, 2024
- Lister Anggun Cahyanto
KIM SiBejo - Desa Sidorejo, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, memiliki berbagai tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Salah satu tradisi yang sangat penting dan selalu dinantikan oleh warga desa adalah "Adat Petik Panen". Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk bersyukur atas hasil panen yang melimpah, tetapi juga sebagai momen kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga desa.
Adat Petik Panen telah ada sejak zaman nenek moyang Desa Sidorejo. Tradisi ini bermula dari keyakinan masyarakat setempat bahwa hasil panen yang melimpah merupakan berkah dari Tuhan yang harus disyukuri. Oleh karena itu, mereka mengadakan upacara syukuran setiap kali musim panen tiba. Upacara ini juga dimaksudkan untuk memohon restu agar hasil panen di masa depan tetap melimpah dan terhindar dari bencana alam.Acara sakral ini dihadiri oleh, Kepala Desa Sidorejo,Ketua Rt ,Kepala Dusun Penggung Lor, Ketua Kelompok Tani Ngudi Jaya dan sejumlah petani setempat.Kamis, (08/08/24).
Acara Tasyakuran Adat Petik Panen ini dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh adat atau pemuka agama setempat. Warga desa memohon keberkahan dan keselamatan serta mengucapkan syukur atas hasil panen yang diperoleh.
Setelah upacara atau doa bersama, warga desa berkumpul untuk menikmati pesta rakyat. Mereka menyajikan berbagai makanan khas Desa Sidorejo, seperti nasi tumpeng, opor ayam, sayur-sayuran dll.
Kepala Desa Sidorejo, Drs.Heru Subiantoro,mengatakan saat diwawancarai setelahnya , Adat Petik Panen memiliki nilai-nilai luhur yang perlu dilestarikan oleh generasi muda. Tradisi ini menjadi identitas dan kebanggaan Desa Sidorejo yang harus dijaga dan diwariskan kepada anak cucu. Dengan melestarikan tradisi ini, warga Desa Sidorejo turut berkontribusi dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia.
"Adat Petik Panen memiliki makna yang sangat dalam bagi warga Desa Sidorejo. Tradisi ini mengajarkan pentingnya rasa syukur dan kebersamaan. Melalui adat ini, warga desa diajarkan untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Tuhan, termasuk hasil panen yang melimpah. Selain itu, adat ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga desa," katanya.
Adat Petik Panen di Desa Sidorejo merupakan warisan budaya yang penuh makna dan sarat akan nilai-nilai luhur. Melalui tradisi ini, warga desa diajak untuk selalu bersyukur, menjaga kebersamaan, dan melestarikan budaya leluhur. "Semoga tradisi ini tetap lestari dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia," tutupnya.(KIM SiBejo/Lyster).