Kemeriahan Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup di Sidorejo Sambut HUT RI ke-79

  • Aug 16, 2024
  • Lister Anggun Cahyanto

KIM SiBejo - Suasana penuh semangat dan tawa menyelimuti Sidorejo saat warga desa berbondong-bondong mengikuti Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79. Kegiatan ini digelar di lapangan utama desa dan diikuti oleh berbagai kelompok dari kalangan remaja hingga orang tua. Kamis,(15/08/24). 

Lomba yang penuh tantangan ini mengharuskan peserta berjalan dengan mata tertutup sambil mengikuti rute yang telah ditentukan oleh panitia. Meskipun terlihat sederhana, tantangan ini membutuhkan kerjasama tim yang baik dan kekompakan untuk bisa mencapai garis finish dengan tepat. Banyak momen lucu terjadi ketika peserta melenceng dari jalur yang seharusnya, membuat para penonton tertawa terpingkal-pingkal.

Kepala Desa Sidorejo, Drs.Heru Subiantoro dalam sambutannya, menyampaikan bahwa lomba ini tidak hanya sekadar permainan, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan kerjasama antarwarga. "Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup ini bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah, tapi bagaimana kita bisa bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan penuh suka cita," ujarnya.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang turut ambil bagian, baik dari kalangan muda, ibu-ibu PKK,  bapak-bapak, hingga Ibu Kades pun ikut berpartisipasi memeriahkannya. Selain itu, para penonton yang memadati lapangan juga ikut memeriahkan acara dengan sorakan dan dukungan mereka kepada para peserta.

Lomba ini menjadi salah satu dari serangkaian kegiatan yang digelar oleh pemerintah desa untuk menyambut HUT RI ke-79. Sebelumnya, telah diadakan lomba-lomba lainnya seperti balap karung, tarik tambang, dan lomba memasak antar-RT. Semua kegiatan ini berhasil menghadirkan keceriaan dan kebahagiaan bagi seluruh warga Sidorejo.

Di akhir lomba, para pemenang diumumkan dan diberikan hadiah menarik oleh panitia. Kepala Desa Sidorejo juga berharap agar semangat kebersamaan yang terjalin dalam lomba ini dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga. "Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini sebagai pemacu untuk terus membangun desa kita tercinta," tutupnya.

Dengan penuh kebersamaan dan semangat nasionalisme, Lomba Gerak Jalan Mata Tertutup di Sidorejo ini menjadi simbol kekompakan warga dalam merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke-79.(KIM SiBojo/Lyster).