Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang Gelar Monitoring dan Evaluasi Pendampingan TPK di Desa Sidorejo
- Nov 23, 2024
- Lister Anggun Cahyanto
KIM SiBejo - Sidorejo, Kamis,21 November 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang merencanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Desa Sidorejo. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada akhir November 2024 dan akan melibatkan berbagai pihak terkait.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Dr. Rosyidah, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program pendampingan yang dilakukan TPK berjalan sesuai dengan target dan kebutuhan masyarakat. “Monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah penting untuk mengukur efektivitas pendampingan TPK dalam memberikan pelayanan kesehatan serta mendukung program pengendalian penduduk dan keluarga berencana di desa,” ujarnya.
Fokus pada Peningkatan Kesejahteraan Keluarga
Tim Pendamping Keluarga berperan sebagai ujung tombak dalam mendampingi keluarga di tingkat desa, khususnya dalam memberikan edukasi kesehatan, konseling keluarga berencana, serta membantu pelaporan kasus stunting. Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan ingin memastikan bahwa semua kegiatan yang dilakukan sesuai dengan panduan nasional dan mampu menjawab kebutuhan spesifik masyarakat Desa Sidorejo.
Monitoring akan mencakup penilaian terhadap pelaksanaan tugas TPK, tingkat partisipasi masyarakat, serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk perbaikan program di masa depan.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan Dinas Kesehatan, tetapi juga pihak Pemerintah Desa Sidorejo, kader kesehatan, dan masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan untuk menciptakan solusi bersama bagi permasalahan yang dihadapi.
Kepala Desa Sidorejo, Drs. Heru Subiantoro, mengapresiasi rencana kegiatan ini. “Kami menyambut baik langkah ini karena akan membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di desa kami. Dengan evaluasi ini, kami berharap program pendampingan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang optimistis bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, TPK, dan masyarakat dalam menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. “Kami berharap program ini tidak hanya berjalan di Desa Sidorejo, tetapi juga dapat direplikasi di desa-desa lain di Lumajang,” pungkas Ibu Rosyidah.
Dengan adanya langkah ini, Desa Sidorejo diharapkan menjadi model bagi pelaksanaan program pendampingan keluarga yang efektif dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Lumajang. KIM SiBejo/Lyster.