Kepala Desa Sidorejo Hadiri Sarasehan Menapaki Jejak Sejarah R. M Margono Djojohadikusumo* di Desa Rowokangkung.

  • May 03, 2025
  • Lister Anggun Cahyanto

KIM SiBEJO - Kepala Desa Sidorejo, Drs.Heru Subiantoro, menghadiri kegiatan "Sarasehan Menapaki Jejak Sejarah R. M Margono Djojohadikusumo" yang digelar di Balai Desa Rowokangkung. Acara ini bertujuan untuk mengenang dan mempelajari sejarah serta kontribusi R. M Margono Djojohadikusumo, sang bapak koperasi di Indonesia.

R. M Margono Djojohadikusumo dikenal sebagai tokoh yang berperan penting dalam mengembangkan koperasi di Indonesia. Beliau merupakan pendiri dan ketua pertama Pusat Koperasi Batik Indonesia dan memiliki peran besar dalam memperjuangkan koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat.

Bapak Heru menyatakan bahwa acara ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang sejarah dan kontribusi R. M Margono Djojohadikusumo. "Kami sangat berterima kasih atas undangan ini dan berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan kontribusi beliau," ujarnya ,saat diwawancarai di Ruang Kerjanya. Jumat,(02/05/25).

Sarasehan ini dihadiri oleh Bu Camat Rowokangkung, Ibu Nira Fitri Aviana, Kepala Desa Rowokangkung, Kepala Desa Sidorejo, TPP Jatim, dan Tim sygma research & consulting serta berbagai tokoh masyarakat.  Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang sejarah dan perkembangan koperasi di Indonesia, serta peran R. M Margono Djojohadikusumo dalam membentuk koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat.

Baru-baru ini, Lembaga riset Sygma Research and Consulting menemukan fakta sejarah ini dan menyampaikan temuan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut baik informasi ini dan mendukung riset lebih lanjut untuk mengungkap lebih dalam tentang Koperasi Lumbung Rukun Tani .

Salah satu bukti kontribusinya adalah dokumentasi tentang Koperasi Lumbung Rukun Tani di Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, yang tercantum dalam bukunya berjudul "10 Tahoen Koperasi" yang diterbitkan pada tahun 1941 oleh Balai Pustaka . Koperasi ini, yang berdiri sekitar tahun 1930-an, diklaim sebagai koperasi pertama di Lumajang dan menjadi simbol kemandirian petani dalam melawan ketidakadilan ekonomi pada masa itu .

Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan mengapresiasi kontribusi R. M Margono Djojohadikusumo dalam mengembangkan koperasi di Indonesia. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan dan memperkuat koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat. KIM SiBejo/Lyster.