“DARI BELAJAR MENJADI SIAGA, PENGUATAN KAPASITAS PB (PENANGGULANGAN BENCANA) TEGASKAN KOMITMEN WARGA HADAPI BENCANA”

  • Sep 05, 2025
  • Lister Anggun Cahyanto

KIM SIBEJO - BONDOYUDO – Rabu,(03/09/25) - Setelah mengikuti pelatihan dasar Penanggulangan Bencana (PB) bersama Desa Sidorejo, kini giliran Desa Bondoyudo menjadi lokasi kegiatan penguatan kapasitas lanjutan bagi anggota POKJA PRB. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari bagian proses pendampingan program Kondusif, yang menekankan pentingnya kontinuitas belajar dan latihan berbasis lokal.

Berlangsung di balai desa BondoyudhoKecamatan Sukodono, suasana pelatihan terasa lebih fokus dan reflektif. Para peserta tak hanya mengulang materi sebelumnya, tetapi juga memperdalam pemahaman dengan studi kasus, simulasi peran, serta pemetaan risiko spesifik yang ada di wilayah Bondoyudo.

“Setelah pelatihan dasar, kami jadi sadar bahwa kesiapsiagaan bukan hal sepele. Maka penguatan ini jadi penting, supaya tidak sekadar tahu, tapi juga bisa bergerak cepat dan tepat,” ujar salah satu peserta.

Materi difokuskan pada: 

– Identifikasi aset dan kerentanan desa 

– Penyusunan rencana aksi komunitas 

– Peran keluarga dan RT dalam evakuasi dini

– Praktik penggunaan jalur evakuasi dan titik kumpul 

Metode pelatihan dilakukan secara partisipatif dengan diskusi kelompok, pemetaan partisipatif, hingga simulasi mini tanggap darurat. Beberapa peserta bahkan langsung membagikan pengalaman pribadi saat menghadapi banjir atau tanah longsor di masa lalu.

“Kita tidak bisa mencegah bencana datang, tapi kita bisa mengurangi dampaknya. Dan itu dimulai dari desa kita sendiri,” tegas salah satu fasilitator.Dengan pelatihan penguatan ini, diharapkan POKJA PRB Desa Bondoyudo dapat menjadi penggerak di tengah masyarakat, menyebarkan informasi kesiapsiagaan, dan menyusun rencana tanggap bencana yang realistis dan kontekstual.

Lebih dari itu, kegiatan ini menegaskan bahwa kunci ketangguhan bukan hanya pada sarana, tapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif warga desa. Desa Tangguh bukan mimpi, tapi tekad yang dibangun bersama." KIM SiBejo/Lyster.